Aula Kalijaga, La Tansa - Menjelang liburan Ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren La Tansa kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Etiket yang berlangsung di Auditorium Kalijaaga pada Jumat (06/03). Kegiatan ini merupakan agenda rutin pesantren yang dilaksanakan setiap menjelang liburan pertengahan semester maupun liburan Ramadhan. Seluruh santri, guru, serta staf diwajibkan untuk menghadiri pertemuan ini sebagai bekal sikap dan adab selama masa liburan.
Pada kesempatan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren La Tansa, K.H. Adrian Mafatihullah Kariem, M.A., menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para santri. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan kembali tentang hakikat kehidupan di pesantren serta makna perjuangan dalam menuntut ilmu.
Beliau menegaskan bahwa pesantren bukanlah tempat yang membatasi kebebasan, melainkan ruang suci untuk membentuk karakter dan kepribadian seorang penuntut ilmu.
“Pesantren adalah rumah suci, bukan penjara. Ia adalah taman surga tempat karakter ditempa. Jangan pernah menganggapnya sebagai belenggu, karena di sinilah kebebasan sejati dari kebodohan ditemukan,” ujar beliau di hadapan para santri.
Selain itu, beliau juga menyinggung tentang rasa lelah yang kerap dirasakan dalam proses belajar di pesantren. Menurutnya, kelelahan tersebut merupakan bagian dari perjuangan yang akan membentuk pribadi yang kuat dan tangguh.
“Rasa lelah yang kalian rasakan hari ini adalah seragam para pemenang. Hanya orang-orang hebat yang mampu bertahan dalam keletihan menuntut ilmu,” tutur beliau.
Dalam pesannya, beliau juga menekankan pentingnya istiqomah atau konsistensi dalam menjalani proses pendidikan. Kesuksesan, menurutnya, bukan semata-mata ditentukan oleh kecerdasan, melainkan oleh ketekunan dan kesungguhan dalam menghadapi setiap ujian.
“Kesuksesan bukan tentang siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling istiqomah menghadapi ujian dan terus berjalan dalam prosesnya.”
Melalui kegiatan Kuliah Etiket ini, diharapkan para santri dapat membawa nilai-nilai adab, kedisiplinan, serta semangat menuntut ilmu ke dalam kehidupan mereka selama masa liburan Ramadhan. Pesantren juga berharap para santri mampu menjaga nama baik almamater dan tetap mempraktikkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama berada di lingkungan Pondok Pesantren La Tansa.