Mengenal La Tansa: Pesantren di Lembah Hijau Parakansantri
"La Tansa hadir sebagai kawah candradimuka bagi kader pemimpin bangsa. Lewat keterpaduan kurikulum modern dan pesantren, La Tansa siap untuk mencetak generasi yang unggul secara intelektual sekaligus spiritual, yang siap berkontribusi nyata di berbagai sektor kehidupan."
Eksotisme Lembah Parakansantri
Terletak di daerah Parakansantri, Lebak, Banten, Pondok Pesantren La Tansa berdiri di atas hamparan lembah seluas ±13 hektar. Keunikan pesantren ini terletak pada letak geografisnya yang dikelilingi oleh pegunungan dan dibelah oleh aliran sungai Ciberang. Suasana alam yang hijau dan udara yang bersih menciptakan ekosistem belajar yang tenang, nyaman, and rekreatif, menjauhkan santri dari polusi udara maupun polusi budaya yang tidak sehat.
Manifestasi Idealisme Pendidikan
La Tansa didirikan oleh Drs. KH. Ahmad Rifa’i Arief sejak 9 Januari 1991 Kehadirannya merupakan jawaban atas kebutuhan umat akan lembaga pendidikan yang mampu menghilangkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Di sini, santri dididik untuk tidak hanya menjadi ahli agama (Mutafaqquh Fiddien), tetapi juga menjadi pribadi yang mampu berkontribusi dalam berbagai bidang profesional di masyarakat.
Sistem Pendidikan Terpadu
Dengan mengadopsi sistem asrama (boarding school) 24 jam, La Tansa menerapkan integrasi kurikulum Pesantren Modern dengan Kurikulum Nasional. Proses pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi harian, organisasi santri, penguasaan bahasa Arab dan Inggris, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang mengasah kemandirian dan kepemimpinan.
Filosofi Bidimensional
Nama 'La Tansa' diambil dari potongan ayat 77 Surah Al-Qashash yang bermakna 'Jangan Dilupakan'. Hal ini merujuk pada prinsip hidup yang seimbang: mengejar kebahagiaan akhirat tanpa melupakan kewajiban dan peran di dunia.
وَابْتَغِ فِيْمَا اٰتَىٰكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ
'Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.' (QS. Al-Qashash: 77)
Panca Jiwa
Keikhlasan
Kesederhanaan
Berdikari
Ukhuwah Islamiyah
Kebebasan
Motto
Berbudi Luhur
Berbadan Sehat
Berpengetahuan Luas
Berpikiran Bebas